
Seorang pria yang baru saja membeli Harley-Davidson melalui pembiayaan mengaku menemukan perangkat pelacak terpasang di motornya.
Kasus tersebut dibagikan oleh HighLife, seorang kreator konten yang tinggal di Florida (AS). Dalam video itu, ia menjelaskan bahwa perangkat tersebut dipasang di belakang tas samping kanan motornya.
Setelah melepas perangkat tersebut, ia melemparkannya keluar dari jendela truk pickup miliknya agar tidak terus dipantau. “Jadi kalau kamu menemukannya, itulah yang kamu lakukan. Singkirkan saja,” kata HighLife dalam klip tersebut.
Unggahan itu telah meraih lebih dari 60 ribu tayangan dan ratusan komentar dari warganet yang terkejut dengan situasi tersebut. Meski banyak yang khawatir dengan kemungkinan dilacak, perangkat itu kemungkinan besar dipasang oleh dealer yang membiayai pembelian motor tersebut, menurut laporan Motor1.
Dalam beberapa kasus, perangkat seperti ini dipasarkan sebagai alat pemulihan kendaraan curian. Dalam kasus lain, perangkat tersebut terkait dengan ketentuan pembiayaan yang memungkinkan pemberi kredit untuk melacak atau bahkan menarik kembali kendaraan dengan lebih mudah jika pembayaran terhenti.
Seorang komentator yang mengaku sebagai karyawan dealer Harley-Davidson menyatakan bahwa pelacak semacam ini biasanya dipasang ketika pemberi kredit meragukan kelayakan kredit pembeli. Namun, pengguna lain membantah dengan mengatakan bahwa mereka memiliki skor kredit yang sangat baik dan tetap menemukan perangkat serupa di motor mereka.
Bagaimanapun, meskipun tindakan HighLife tampak sebagai upaya menjaga privasinya, warganet menekankan bahwa perangkat GPS tersebut kemungkinan tercantum dalam kontrak pembiayaan yang ia tandatangani.
@highlife0580 So first thing you do when you buy a new motorcycle just take that GPS off and throw it out the window get rid of it ain’t no point in them tracking you ##fyp##gps##harleydavidsonmotorcycles##followme ♬ original sound – HighLife
“Jangan lepaskan kalau kamu masih dalam pembiayaan. Biasanya di kontrak tertulis, kalau kamu melepasnya sebelum lunas, mereka bisa langsung menariknya kembali,” tulis seorang pengguna TikTok. “Mereka membuat kamu menandatangani pernyataan bahwa mereka akan memasang GPS di motormu,” tambah komentator lainnya.
Secara keseluruhan, video HighLife menyoroti pentingnya memahami dokumen dan kontrak dalam setiap pembelian kendaraan. Jika kamu menggunakan pembiayaan, pelajari dengan saksama klausul tentang pelacakan, perangkat pemulihan, berbagi data, atau sistem imobilisasi.
Bersikaplah proaktif dan ajukan semua pertanyaan selama proses negosiasi. Cari tahu di mana perangkat dipasang, siapa yang mengendalikan data, dan apa yang terjadi jika perangkat rusak atau dilepas.
+ YFQ-42 dipilih USMC untuk menguji integrasi dengan jet tempur berawak
Foto dan video: TikTok @highlife0580. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
